FMIPA UIM – Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Islam Makassar (UIM) Al-Gazali secara resmi menjalin kerja sama dengan industri farmasi Lembaga Farmasi Pusat Kesehatan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (LAFI Puskes TNI AD) sebagai bagian dari langkah strategis untuk mendukung pembukaan Program Studi Profesi Apoteker (PSPA) di lingkungan kampus.

Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) antara Dekan FMIPA UIM Al-Gazali, Dr. apt. Rusman, S.Si., M.Si dan Kepala Lembaga Farmasi Pusat Kesehatan Angkatan Darat, Dr. apt. Drs. Timbul Partogi H. Simorangkir, M.So., CIT, Kamis (24/04/2025).

Penandatanganan ini merupakan wujud nyata komitmen UIM Al-Gazali untuk terus memperluas jejaring kemitraan dengan dunia industri, khususnya industri farmasi, sebagai syarat utama pembukaan PSPA.

Selain itu, kerja sama ini juga sekaligus menjadi landasan pelaksanaan Praktik Kerja Profesi Apoteker (PKPA) yang menjadi bagian integral dari proses pendidikan apoteker.

Dekan FMIPA UIM Al-Gazali, Dr. apt. Rusman, S.Si., M.Si menyampaikan kerja sama ini sangat penting dan strategis.

“Salah satu syarat utama pendirian Program Studi Profesi Apoteker adalah adanya kerja sama dengan industri farmasi, dan Lembaga Farmasi Puskes TNI Angkatan Darat ini adalah salah satu perusahaan farmasi nasional yang telah menerapkan Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) sesuai standar. Hal ini tentu menjadi nilai tambah tersendiri bagi kami,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dr. Rusman menambahkan LAFI AD bukan hanya relevan dari sisi pemenuhan syarat pendirian prodi, tetapi juga memiliki peran besar dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di lingkungan FMIPA UIM.

“Kerja sama ini tidak hanya sekadar administratif. Kami melihat LAFI AD sangat potensial untuk membentuk karakter dan kompetensi mahasiswa kami, khususnya dalam praktik dan penguatan tridharma perguruan tinggi,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Lembaga Farmasi Pusat Kesehatan Angkatan Darat, Dr. apt. Drs. Timbul Partogi H. Simorangkir, M.So., CIT, menyambut baik kerja sama ini dan menyampaikan apresiasi atas kepercayaan UIM Al-Gazali.

“Kami sangat senang bisa menjalin kemitraan dengan UIM, apalagi ini untuk mendukung pendidikan profesi apoteker yang memiliki peran krusial di dunia kesehatan. Kami siap mendukung penuh pelaksanaan praktik kerja profesi mahasiswa apoteker UIM sesuai dengan standar industri farmasi yang berlaku,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya sinergi antara dunia pendidikan tinggi dan industri farmasi untuk menjawab tantangan global dalam pelayanan kesehatan.

“Ke depan, kami berharap kerja sama ini tidak hanya dalam bentuk PKPA, tetapi juga kolaborasi riset, pengembangan produk, hingga pengabdian masyarakat bersama,” tambahnya.

Kerja sama ini sekaligus menjadi angin segar bagi UIM Al-Gazali dalam upayanya memperkuat eksistensi sebagai perguruan tinggi yang berkomitmen mencetak tenaga profesional dan unggul di bidang farmasi.

FMIPA UIM terus mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memperkaya pengalaman belajar mahasiswa serta meningkatkan daya saing lulusan di dunia kerja.

Leave a Comment